Sholat Wajib Wudhu

Wudhu

adalah bersuci dengan air pada anggota tubuh tertentu untuk menghilangkan hadats kecil, agar sah melaksanakan sholat.

Cara Singkat
Lakukan berurutan dari langkah 1 sampai 8. Basuh setiap anggota wudhu 3 kali dan dahulukan yang kanan. Mengikuti mazhab Syafi'i.
Rukun wajib, wudhu tidak sah bila ditinggalkan Sunnah dianjurkan, wudhu tetap sah bila ditinggalkan

1. Niat

Rukun
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul wudhuu-a liraf'il hadatsil asghari fardhal lillaahi ta'aalaa.
Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta'ala.
Niat di dalam hati, bersamaan dengan basuhan pertama pada wajah. Membaca lafaznya hukumnya sunnah.

2. Basuh Kedua Telapak Tangan

Sunnah 3 kali
1. Basuh telapak tangan kanan lebih dulu.
2. Sela jari-jari tangan.
3. Ulangi 3 kali.

3. Berkumur

Sunnah 3 kali
1. Ambil air dengan telapak tangan kanan.
2. Masukkan ke mulut, putar.
3. Keluarkan air.
4. Ulangi 3 kali.

4. Air ke Hidung

Sunnah 3 kali
1. Ambil air dengan tangan kanan.
2. Hirup air dengan hidung.
3. Keluarkan air dari hidung.
4. Ulangi 3 kali.

5. Basuh Wajah

Rukun 3 kali
1. Ambil air dengan kedua telapak tangan.
2. Basuh seluruh wajah, dari tempat tumbuh rambut kepala sampai dagu, dan dari telinga kanan sampai telinga kiri.
3. Ulangi 3 kali.

6. Basuh Kedua Tangan sampai Siku

Rukun 3 kali
1. Basuh tangan kanan sampai siku.
2. Basuh tangan kiri sampai siku.
3. Ulangi 3 kali.

7. Usap Kepala dan Telinga

Rukun Telinga: sunnah
1. Basahi kedua telapak tangan.
2. Usap rambut dari depan sampai ke belakang.
3. Usap bagian dalam telinga dengan jari telunjuk.
4. Usap daun telinga dengan ibu jari.
Cukup 1 kali. Yang wajib hanya mengusap sebagian kepala.

8. Basuh Kedua Kaki sampai Mata Kaki

Rukun 3 kali
1. Basuh kaki kanan sampai mata kaki, termasuk sela-sela jari.
2. Basuh kaki kiri sampai mata kaki, termasuk sela-sela jari.
3. Ulangi 3 kali.

Doa Setelah Wudhu

Sunnah
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللّٰهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rasuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriin.
Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikan aku termasuk orang yang bertobat dan orang yang bersuci.

Hal yang Membatalkan Wudhu

Membatalkan
1. Keluar sesuatu dari kemaluan atau dubur (buang air kecil, buang air besar, buang angin).
2. Hilang kesadaran (tidur, pingsan, gila, mabuk).
3. Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan bagian dalam.
4. Bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan bukan mahram.
Tidur sambil duduk dengan pantat menempel rapat tidak membatalkan. Nomor 3 dan 4 berbeda pendapat antar mazhab.

Jangan Dilakukan Saat Berwudhu

Makruh
1. Boros air.
2. Berbicara tanpa keperluan.
3. Membasuh lebih dari 3 kali.