Al-Fil
الْفِيل
Mengisahkan kehancuran pasukan bergajah pimpinan Abrahah yang hendak menghancurkan Ka’bah, dihentikan oleh burung Ababil atas izin Allah.
Sejarah Turunnya Surat
Surat ini berkaitan dengan peristiwa Tahun Gajah (‘Am al-Fiil), sekitar tahun 570 M — tahun yang sama dengan kelahiran Nabi Muhammad ط. Abrahah, gubernur Habasyah yang berkuasa di Yaman, membangun gereja megah bernama Al-Qullais di Sana'a dan ingin mengalihkan pusat ziarah bangsa Arab dari Ka'bah. Ketika rencana itu gagal, Abrahah memimpin pasukan besar bergajah untuk meruntuhkan Ka'bah.Dalam perjalanan, pasukan itu merampas unta-unta penduduk, termasuk milik Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad. Tepat sebelum memasuki Makkah, gajah utama bernama Mahmud menolak melangkah ke arah Ka'bah. Allah kemudian mengirimkan burung Ababil yang melempari pasukan itu dengan batu dari tanah liat terbakar (sijjiil), sehingga seluruh pasukan hancur binasa.
Dibaca setiap awal surat
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Ayat 1
Pembukaanأَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
Alam tara kaifa fa'ala rabbuka bi'ash-haabil-fiil
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
Ayat 2
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
Alam yaj'al kaidahum fii tadhliil
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
Ayat 3
Burung Ababilوَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
Wa arsala 'alaihim thairan abaabiil
Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong
Ayat 4
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ
Tarmiihim bihijaaratim min sijjiil
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
"Sijjiil" merujuk pada batu keras dari tanah liat yang terbakar, diyakini sebagai bentuk azab yang datang dari langit.
Ayat 5
Penutupفَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ
Fa ja'alahum ka'ashfim ma'kuul
sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).